TUGAS MANDIRI 5-FISIKA DASAR-KAMPUS ITBI MILENIAL MEDAN
Nama: Falensius Mendrofa
Kelas: PGI
Jurusan: Teknik Industri
👇Jawaban 👇
1.dan 2
3.
Editor: Serafica Gischa
KOMPAS.com - Bumi adalah magnetraksasa, yang memiliki kutub utara dan kutub selatan.
Kutub utara magnet bumi berada di sekitar kutub selatan bumi dan kutub selatan magnet bumi berada di sekutar kutub utara bumi.
Dilansir dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, ketidaktepatan kutub utara dan kutub selatan magnet bumi disebut deklanasi.
Selain adanya ketidaktepatan pununjuk arah kutub utara dan kutub selatan magnet bumi, ternyata medan magnet bumi juga membentuk sudut dengan horizontal bumi atau disebut sudut inklinasi.
Medan magnet bumi berfungsi untuk melindungi penduduk bumi dari radiasi kosmik yang mengancam kesehatan.
Radiasi kosmik adalah partikel listrik yang dihasilkan oleh matahari atau benda-benda langit lainnya.Medan magnet Bumi—atau biasa juga disebut medan magnetik—adalah sebuah perangkat alami yang dimiliki oleh Planet Bumi dan dapat memantulkan partikel Matahari yang merugikan atmosfer Bumi.
Saat ini. medan magnetik Bumi yang membentang dari benua Afrika hingga Amerika Selatan telah berangsur-angsur melemah, seperti ditulis dalam laman The European Space Agency. Tentu ini telah menjadi perhatian serius bagi para ilmuwan karena medan magnetik Bumi memiliki manfaat yang sangat fatal bagi kehidupan.Inilah lima manfaat medan magnetik Bumi bagi kehidupan.
1. Medan magnetik Bumi melindungi kehidupan biologis dari radiasi luar angkasa
Seperti ditulis dalam laman Universe Today, salah satu manfaat dan fungsi medan magnetik Bumi adalah melindungi planet ini dari banyaknya radiasi luar angkasa. Salah satu radiasi yang berbahaya bagi Bumi adalah radiasi Matahari.
Radiasi Matahari yang berbahaya bagi planet adalah badai Matahari. Radiasi ini membawa unsur-unsur partikel Matahari yang tidak stabil dan dapat merusak atmosfer sebuah planet. Nah, di sinilah fungsi medan magnetik, yakni untuk tetap menjaga susunan atmosfer agar tetap utuh.
Jika atmosfer Bumi rusak akibat radiasi Matahari, Bumi akan menjadi seperti Planet Mars. Ya, planet merah tersebut sudah lama kehilangan atmosfernya. Kalau pun ada, jumlahnya tak akan cukup untuk melindungi planet dari radiasi Matahari.
Tanpa medan magnetik dan atmosfer, radiasi Matahari akan terperangkap di dalam sebuah planet. Kehidupan biologis yang sudah ada juga pasti akan terganggu, bahkan musnah.
2. Medan magnetik Bumi berhubungan dengan perputaran Bumi pada porosnya
Pada dasarnya, medan magnetik Bumi juga berhubungan dengan perputaran Bumi pada porosnya. Ini menandakan bahwa medan magnetik dan rotasi Bumi saling berkaitan secara timbal balik.
Tak dapat dibayangkan jika Bumi tidak memiliki medan magnetik, bisa dipastikan bahwa perputaran Bumi juga akan menjadi kacau. Live Science mengungkap bahwa medan magnetik Bumi sudah memberikan dampak besar pada inti planet ini.
Penelitian yang dilakukan oleh NASA dan ahli geologi menyimpulkan bahwa pada zaman purba, medan magnetik Bumi pernah mengalami perubahan. Kejadian ini membuat perubahan baru bagi Bumi, yakni pergeseran kutub Bumi.
Para ahli percaya bahwa perubahan medan magnetik Bumi yang terjadi sekitar 700 ribu tahun yang lalu bisa terjadi kembali pada masa yang akan datang.
3. Medan magnetik Bumi dapat digunakan sebagai dasar navigasi global
Dalam kehidupan sehari-hari—terutama dalam dunia transportasi—keberadaan medan magnetik Bumi sangatlah penting. Medan magnetik Bumi dapat membantu manusia dalam menentukan arah melalui kompas.
Dalam dunia transportasi, entah itu penerbangan, kapal laut, maupun transportasi darat, navigasi berbasis kompas juga sering digunakan. Cara kerja yang melibatkan gaya tarik magnet ini telah digunakan oleh manusia sejak zaman dulu.
Tidak hanya kompas konvensional, medan magnetik Bumi juga akan berpengaruh pada sistem navigasi berbasis pemetaan satelit atau GPS. Jika medan magnetik Bumi bergeser, sistem navigasi di seluruh dunia juga harus disesuaikan.
4. Migrasi yang dilakukan oleh beberapa spesies hewan juga bergantung pada medan magnetik Bumi
Laman sains Biologists mencatat bahwa ada banyak spesies hewan yang dapat mendeteksi medan magnetik Bumi dan menggunakannya sebagai navigasi alami mereka. Biasanya, medan magnet ini sangat berguna bagi hewan-hewan yang melakukan migrasi dari satu wilayah ke wilayah lainnya.
Dengan kemampuan mendeteksi dan merekam lingkungan melalui medan magnetik Bumi, hewan-hewan tersebut dapat melihat "peta" secara virtual dalam otak mereka. Tentu saja, kemampuan hebat ini telah melalui proses evolusi yang sangat panjang. Umumnya, mereka bermigrasi karena perubahan cuaca dan iklim yang cukup ekstrem.
Bahkan, ada beberapa spesies burung yang dapat memetakan wilayah dengan sangat baik, mirip dengan peta yang dibuat oleh manusia. Jika medan magnetik tidak ada, akan ada banyak spesies yang tak dapat melakukan migrasi dan akan mati karena cuaca ekstrem.
5. Medan magnetik Bumi berperan bagi dunia pertambangan
Terlepas dari perdebatan apakah pertambangan itu merusak Bumi atau tidak, yang jelas medan magnet Bumi juga berperan penting di dalamnya. Dengan adanya medan magnetik Bumi, beberapa jenis mineral dan bijih besi di dalam Bumi akan lebih mudah dilacak.
Seperti dicatat dalam laman Geology, kebanyakan bijih besi yang saat ini ditambang merupakan batuan sedimen berpita (taconite) yang memiliki campuran beberapa unsur yang mengandung magnet.
Keberadaan mineral dan unsur-unsur yang mengandung besi bisa ditemukan melalui penghitungan gerakan dan pengaruh medan magnetik Bumi.
Itulah lima manfaat penting medan magnetik Bumi bagi kehidupan. Gak bisa dibayangkan jika medan magnetik Bumi tidak ada, pastinya kehidupan di Bumi akan kacau dan bahkan musnah.
5.Magnet digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Pada beberapa alat elektronik yang digunakan ternyata menggunakan magnet. Magnet dapat memberikan manfaat untuk menunjang kegiatan yang dilakukan manusia. Contoh penggunaan magnet dalam kehidupan sehari hari antara lain pada pengeras suara (speaker), mikropon, pintu kulkas, kompas, dinamo sepeda, alat pengangkat besi, bel listrik, dan masih banyak yang lainnya. Kegunaan alat-alat tersebut adalah untuk mempermudah pekerjaan manusia. Berikut ini beberapa contoh pemanfaatan magnet dalam kehidupan sehari-hari.
1. Pengeras Suara
Loudspeaker merupakan kombinasi magnet permanen dan elektromagnetik. Loudspeaker pada dasarnya perangkat yang mengubah energi listrik (sinyal) ke energi mekanik (suara). Dalam mengolah sinyal listrik menjadi suara yang dapat didengar, Speaker memiliki komponen Elektromagnetik yang terdiri dari Kumparan yang disebut dengan voice coil untuk membangkitkan medan magnet dan berinteraksi dengan magnet permanen sehingga menggerakan cone speaker maju dan mundur.
Voice coil merupakan bagian yang bergerak sedangkan magnet permanen adalah bagian speaker yang tetap pada posisinya. Sinyal listrik yang melewati voice coil akan menyebabkan arah medan magnet berubah secara cepat sehingga terjadi gerakan “tarik” dan “tolak” dengan magnet permanen. Pergerakan tarik dan tolak menggerakkan cone speaker, yang menghasilkan suara.
2. Mikropon
Microphone adalah suatu alat elektronik yang dapat mengubah atau mengubah suara menjadi energi listrik. Setiap jenis mikrofon memiliki cara yang berbeda dalam mengubah bentuk energinya, tetapi mereka semua memiliki persamaan yaitu bagian utama yang disebut dengan diafragma.
Cara kerja mikropon adalah sebagai berikut:
- Saat berbicara suara kita akan membentuk gelombang suara dan menuju ke mikropon.
- Gelombang suara tersebut akan melalui diafragma yang terdiri dari membran plastik yang sangat tipis. Diafragma akan bergetar sesuai dengan gelombang suara yang diterimanya.
- Sebuah voice coil yang terdapat di bagian belakang diafragma akan ikut bergetar sesuai dengan getaran diafragma.
- Sebuah magnet kecil yang permanen yang dikelilingi oleh coil atau kumparan tersebut akan menciptakan medan magnet seiring dengan gerakan coil.
- Pergerakan voice coil di medan magnet ini akan menimbulkan sinyal listrik.
- Sinyal listrik yang dihasilkan tersebut kemudian mengalir ke amplifier atau alat perekam suara.
3. Pintu Kulkas
Pintu lemari es atau kulkas dapat menutup dengan rapat tanpa harus menggunakan kunci atau alat lainya. Hal tersebut dikarenakan di sekeliling sisi pintu lemari es atau kulkas terdapat magnet. Sebuah magnet yang panjang diletakkan di dalam karet sepanjang pintu lemari es. Lemari es terbuat dari baja atau bahan lain yang dapat ditarik magnet, jadi magnet akan membuat pintu lemari es menutup dengan rapat ketika menutupnya. Pintu lemari es yang tertutup rapat dapat menjaga suhu di dalam tetap dingin sehingga makanan dan minuman di dalamnya tetap segar. Alat yang cara kerjanya hampir sama dengan pintu kulkas yaitu kotak pinsil. Pada kotak pinsil terdapat sebuah magnet sehingga tutup alat pinsil dapat tertutup dengan rapat.
4. Kompas
Cara kerja kompas menggunakan medan magnet. Jarum kompas yang terbuat dari magnet selalu menunjuk arah utara dan selatan. Jarum ini memiliki kutub utara dan selatan. Medan magnet bumi memberikan gaya magnet kepada jarum kompas. Kutub utara jarum kompas menunjuk ke arah kutub utara geografis bumi. Seperti yang kita ketahui, kutub magnet yang senama tolak-menolak dan yang tak senama tarik-menarik. Jadi, yang ditunjuk oleh kutub utara jarum kompas sebenarnya adalah kutub selatan magnet bumi. Sedangkan yang ditunjuk oleh kutub selatan jarum kompas sebenarnya kutub utara magnet bumi.
5. Dinamo Sepeda
Dinamo pada sepeda dapat menghasilkan listrik melalui usaha dan energi manusia memutar roda yang menyebabkan kepala dinamo berputar. Di dalam dinamo sepeda terdapat sebuah magnet yang dapat berputar dan sebuah kumparan tetap. Bila roda sepeda berputar, kepala dinamo akan ikut berputar, akibat perputaran kepala dinamo yang dihubungkan dengan magnet menyebabkan induksi elektromagnetik sehingga menghasilkan energi listrik.
6. Alat Pengangkat Besi
Dewasa ini alat pengangkat magnetik digunakan untuk memisahkan bahan logam dengan bahan bukan logam, misalnya pada tempat pembuangan sampah modern. Pengangkat Magnetik yang besar digunakan untuk mengangkat sampah logam yang tidak terpakai. Alat pengangkat besi merupakan salah satu penerapan dari gejala kemagnetan oleh arus listrik, yang digunakan untuk mengangkat dan memindahkan benda-benda logam yang berat.
Pada dasarnya alat ini adalah magnet listrik, apabila arus listrik dialirkan maka akan menjadi magnet. Untuk memperbesar gaya tarik alat, dapat dilakukan dengan cara menambah lilitan dan menambah arus listrik. Apabila arus dihidupkan maka pengangkat magnetik akan menarik sampah besi dan apabila arus listrik dimatikan, maka sampah besi akan jatuh.
7. Bel Listrik
Pada bel listrik jika saklar ditekan, arus listrik akan mengalir ke kumparan elektromagnet melalui interuptor sehingga terjadi medan magnet untuk menarik pemukul. Pemukul yang ditarik tersebut kemudian memukul Lonceng sehingga bel listrik berbunyi. Ketika lengan pemukul ditarik oleh elektromagnet, hubungan listrik di interuptor pun terputus dan menyebabkan kumparan elektromagnetik tidak dialiri arus listrik.
Kumparan elektromagnetik yang tidak dialiri arus listrik tersebut akan kehilangan medan magnetnya sehingga tidak mampu lagi menarik lengan pemukul. Lengan pemukul yang terlepas tersebut akan mengayun kembali ke posisi semula dan interuptor menjadi terhubung kembali sehingga arus listrik dapat mengalir lagi ke kumparan elektromagnet untuk menarik lengan pemukul. Proses tersebut berulang-ulang kembali dengan cepat sehingga menghasilkan suara yang berkesinambungan.












Komentar
Posting Komentar